✨ Kembali ke Tahura dengan Cerita Baru
Beberapa minggu lalu, aku akhirnya kembali lagi ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung, atau yang lebih sering disebut Tahura. Tapi kali ini, perjalanannya terasa berbeda. Aku pergi bersama dua teman lama dari SMK, dua-duanya cewek, dan yang paling lucu, kami dulu satu jurusan.
Setelah sekian lama tidak berkumpul, perjalanan ini terasa seperti reuni kecil yang sederhana, tapi penuh cerita.
🤍 Reuni Kecil di Alam Terbuka
Kami janjian bertemu di satu titik tengah. Begitu bertemu, suasana langsung berubah jadi nostalgia. Obrolan mengalir tanpa jeda, mulai dari cerita masa sekolah, guru killer, sampai gosip kecil yang entah kenapa masih terasa lucu walaupun sudah bertahun-tahun berlalu. 😄
Sesampainya di Tahura, kami hanya berniat jalan santai, foto-foto, dan menikmati udara segar. Tidak ada rencana besar, hanya ingin menikmati kebersamaan di tengah alam.
🌧️ Hujan yang Datang Tiba-Tiba
Sepertinya semesta punya rencana lain. Saat kami berada di tengah area hutan pinus yang rindang, hujan turun tiba-tiba. Bukan gerimis romantis, tapi hujan deras yang membuat semua orang refleks lari mencari tempat berteduh.
Langit mendadak gelap, suara hujan menghantam daun, dan langkah kami jadi lebih cepat. Di tengah kepanikan kecil itu, justru muncul cerita yang tidak direncanakan.
🍜 Pop Mie dan Energen Hangat
Beruntung, tak jauh dari sana ada warung kecil dengan aroma kopi dan mi instan yang menggoda. Tanpa berpikir panjang, kami bertiga mampir dan memesan Pop Mie dan Energen hangat.
Tidak fancy sama sekali, tapi terasa sempurna di momen itu.
Kami duduk di bangku kayu sambil menunggu hujan reda. Suasananya hening, hanya suara hujan dan sesekali tawa kecil. Uap Pop Mie masih mengepul, aroma susu Energen bercampur dengan udara dingin khas Bandung, membuat semuanya terasa damai.

Pop mie endors 1 truk dong
Salah satu temanku tersenyum dan berkata,
“Dulu waktu SMK, nyesel nggak deket sama kalian.”
Aku tertawa kecil. Dulu kami sibuk mikirin tugas, sekarang sibuk mikirin hidup. 😅 Tapi duduk bareng lagi seperti ini rasanya seperti menemukan potongan masa lalu yang sempat hilang.
🌿 Setelah Hujan
Ketika hujan mulai reda, kami melanjutkan perjalanan. Daun-daun masih meneteskan sisa air, jalanan sedikit becek, tapi justru itulah yang membuat suasana terasa lebih indah.
Kami berjalan santai, foto-foto, bercanda, dan sesekali berhenti hanya untuk menghirup udara segar setelah hujan. Alam Tahura terasa lebih hidup, lebih jujur, dan lebih menenangkan.

Ganteng banget soalnya cowok sendiri
🌅 Hangat di Balik Hujan
Perjalanan ke Taman Hutan Raya V2 kali ini bukan sekadar menikmati alam, tetapi tentang persahabatan, nostalgia, dan kehangatan sederhana di tengah hujan.
Kadang, hal kecil seperti makan Pop Mie dan minum Energen bersama bisa menjadi kenangan yang jauh lebih berarti dibanding rencana besar mana pun. Dan mungkin, justru di balik hujan itu, kami menemukan sesuatu yang lebih berharga, rasa hangat yang tidak bisa diberikan oleh sinar matahari. 🌧️💛